Thursday, March 15, 2018

SELAMAT MERAYAKAN HARI "π" (PHI) SEDUNIA



14 Maret adalah hari perayaan Phi.  Apa yang anda bayangkan ketika mendengar kata PhI? Mungkin sebagian dari kita menganggap bahwa itu merupakan salah satu makanan terlezat yang menjadi favorit sebagian orang. Lantas, apa hubungannya Phi dengan Matematika?
Untuk tau jawabannya Simak dan baca artikel ini sampai habis yaa!!!

   A.  APA ITU "π" (PHI)?



       Berbicara tentang "π" (phi) maka kita tidak terlepas dari semesta pembicaraan tentang
       Lingkaran. Karena sesungguhnya "π"  (Phi) merupakan konstanta yang diperoleh dari
       perbandingan keliling lingkaran dengan diameternya.
       


 "π"  (Phi) merupakan  bilangan irasional , yaitu bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan biasa a/b. Bilangan irasional berupa desimal tak berulang dan tak berhingga. Menurut penelitian yang cermat ternyata nilai                      
π = 3,14 1592 6535 8979324836 ...
Jadi, nilai π hanyalah suatu pendekatan.

Jika dalam suatu perhitungan hanya memerlukan ketelitian sampai dua tempat desimal, pendekatan untuk adalah 3, 14. Coba bandingkan nilai  π dengan pecahan 22/7. Bilangan pecahan  22/7  jika dinyatakan dalam pecahan desimal adalah 3,142857143. Jadi, bilangan  22/7 dapat dipakai sebagai pendekatan untuk nilai π.



(sumber : Buku Matematika dan Aplikasinya kelas VIII: pusat perbukuan_2008)


    B.  SEJARAH NILAI "π" (PHI)

Beberapa cerita sejarah penemuan nilai 'pi' sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi.
Sebuah tablet Babylonia kuno yang ditemukan antara 1900 - 1680 SM menuliskan nilai pi sebagai 3,125. Beberapa bukti sejarah juga menerangkan tentang orang Babylonia yang menghitung luas dari sebuah lingkaran dengan rumus "3 kali kuadrat dari radiusnya". 

Berbeda dengan bangsa Mesir kuno yang menghitung luas lingkaran menggunakan rumus [(8D)/9]2, di mana "D" adalah diameter lingkaran. Rumus ini memberikan sebuah perkiraan bahwa nilai pi adalah 3,1605. 

Seorang ahli matematika kuno bernama Archimedes dari Syracuse yang hidup antara 287 - 212 SM mengambil nilai phi berdasarkan luas dari poligon biasa yang berada di dalam lingkaran dan luas dari sebuah poligon biasa tersebut dibatasi oleh lingkaran.

Kemudian mulai abad ke-15, algoritma baru yang didasarkan pada deret tak terhingga mengubah cara perhitungan nilai pi. Isaac Newton, Leonhard Euler, Carl Friedrich Gauss, Srinivasa Ramanujan, Madhava dan banyak matematikawan lain menggunakan cara ini dalam usahanya menemukan nilai pi.

Pada tahun 1706, seorang matematikawan dari Inggris bernama William Jones memperkenalkan abjad Yunani phi (π) untuk mewakili nilai yang dikatakan. Namun, pada tahun 1737, Euler resmi mengadopsi simbol ini untuk mewakili bilangan. 

Pada tahun 1768, Johann Lambert membuktikan nilai Phi adalah sebuah bilangan irasional, dan pada tahun 1882, seorang matematikawan terkenal bernama Ferdinand Lindemann membuktikan Phi adalah bilangan yang sulit dipahami(?)

Ada juga seorang pengusaha dari Amerika Serikat yang menerbitkan buku pada pada tahun 1931 untuk mengumumkan bahwa nilai pi adalah 256/81. Dikatakan olehnya jika digit desimal pi dicetak maka panjangnya akan terbentang dari kota New York City sampai ke Kansas.

Seorang Ahli Matematika Jerman, Ludolph van Ceulen, mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menghitung 35 tempat desimal pertama phi.
Lalu John Machin memperkenalkan suatu rumus untuk menghitung nilai phi, yaitu :
π = 4 * arc tan (1 / 5) - arc tan (1 / 239). Ia menghabiskan waktu sekitar 70 jam untuk menghitung 2.037 tempat desimal phi menggunakan ENIAC (Electronic Numeric Integrator and Computer).
Kemudian seorang profesor di Universitas Tokyo bernama Yasumasa Kanada menemukan 6442450000 tempat desimal Phi menggunakan komputer. Perhitungan ini membutuhkan waktu sekitar 116 jam. Wow..
Baru pada abad ke-20 dan ke-21, para matematikawan dan ilmuan komputer menemukan pendekatan baru yang apabila digabungkan dengan daya komputasi komputer yang tinggi, mampu menemukan nilai pi sampai tingkat ketelitian lebih 10 triliun (1013) digit desimal. (kurang kerjaan banget ya? :))

Karena definisi nilai phi berhubungan dengan lingkaran, banyak rumus dalam matematika, sains, dan teknik yang menggunakan phi. Pada saat belajar rumus-rumus trigonometri dan geometri yang menyangkut lingkaran, elips, dan bola, disitu akan anda dapati konstanta pi. Selain di bidang matematika konstanta pi juga ditemukan pada rumus-rumus bidang ilmu lainnya seperti kosmologi, termodinamika, mekanika, fraktal, dan elektromagnetisme.

(sumber :https://www.matematrick.com/2017/02/nilai-phi-dalam-matematika-sejarah-dan.html)

c. perayaan PHI
Hari Pi telah dirayakan dengan berbagai cara, termasuk makan pai, melempar pai dan membahas pentingnya bilangan π. Hal ini karena adanya permainan kata-kata berdasarkan kata-kata "pi" dan "pie" (pai) yang merupakan homofon dalam bahasa Inggris (pronunciation: /paɪ/). Massachusetts Institute of Technology sering mengirimkan surat aplikasi kepada calon mahasiswa untuk diterima sebagai mahasiswa pada Hari Pi. Mulai tahun 2012, MIT telah mengumumkan bahwa pihaknya akan memposting keputusan tersebut (pribadi) secara online di Hari Pi pada pukul 6:30 waktu setempat, yang mereka sebut "Tau Time", untuk menghormati nomor saingan pi yaitu tau (2π) bersama-sama. Pada tahun 2015, keputusan reguler dilakukan secara online pada pukul 9:26 pagi, mengikuti "moment pi" hari itu.
Di Princeton, New Jersey, biasanya diselenggarakan berbagai acara dalam perayaan gabungan Hari Pi dan ulang tahun Albert Einstein, yang juga 14 Maret. Einstein tinggal di Princeton selama lebih dari dua puluh tahun saat bekerja di Institute for Advanced Study. Selain makan pai dan lomba menghafal desimal pi, ada pula kontes mirip Einstein tahunan.
(sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Pi#Perayaan)

D. KAITAN PHI DENGAN CINTA

Berikut postingan dari beberapa teman yang diperoleh dari laman Facebok.

Ketut Kertayasa :
Setelah diputuskan untuk mencinta, seharusnya cinta itu Nyata (Real), kadang harus melakukan hal yang tidak masuk akal (irasional), tanpa pola (unpatterned), dan tidak bertepi (infinite) seperti bilangan Pi. 
Selamat Hari Pi (3,14...), terimakasih untuk pesan moralnya dan terimakasih banyak untuk para penemunya. _/\_

P4TK MATEMATIKA YOGYAKARTA.
Cinta itu seperti Pi, real, irasional dan tiada akhir"
Selamat Hari Pi 3.14 - 2018

Menurut saya sendiri:

Janji untuk tak saling menyakiti dalam cinta kadang berkesan irasional alias tak masuk akal.  Karena itu sederhanakan janjimu seperti nilai phi. Sederhana tapi mampu tuk dibuat menjadi real (nyata). Janji untuk terus bersama hingga waktu yang tak terbatas.

Selamat merayakan hari pi dengan menikmati kue pie (3.14 – 2018)


semoga bermanfaat. wassalam.



No comments:

Post a Comment